Please ensure Javascript is enabled for purposes of website accessibility
Hubungi Kami
Rabu, 27 Mei 2026

Penguatan Sinergi Penegakan Hukum, Tim Penyidik Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ilir Lakukan Ekspose Perhitungan Kerugian Negara Bersama BPKP Sumsel
Oleh Admin | Senin, 02 Maret 2026
Bagikan :

SIARAN PERS

NOMOR : PR-18/L.6.12/Dip.4/03/2026

PENGUATAN SINERGI PENEGAKAN HUKUM, TIM PENYIDIK KEJAKSAAN NEGERI OGAN KOMERING ILIR LAKUKAN EKSPOSE PERHITUNGAN KERUGIAN NEGARA BERSAMA BPKP SUMSEL
 

Rekan-rekan media yang saya hormati,

Langkah tegas dalam pemberantasan tindak pidana korupsi kembali ditunjukkan oleh Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ilir (Kejari OKI). Pada hari Senin, 02 Maret 2026, Tim Penyidik Kejari OKI menyambangi Kantor Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sumatera Selatan untuk melaksanakan ekspose permohonan bantuan perhitungan kerugian keuangan negara. Kegiatan ini menjadi krusial dalam rangkaian penyidikan guna memastikan setiap rupiah yang hilang dari kas negara dapat teridentifikasi secara akurat dan memiliki dasar hukum yang kuat sebelum perkara dilimpahkan ke tahap selanjutnya.

Tim Penyidik Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ilir dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus, P. Purnomo, S.H., dengan didampingi oleh jajaran Jaksa Penyidik yang menangani perkara tersebut. Dalam forum tersebut, Tim Penyidik memaparkan secara detail konstruksi perkara, temuan di lapangan, serta progres penyidikan yang telah berjalan. Pemaparan ini bertujuan memberikan gambaran komprehensif kepada tim auditor BPKP mengenai modus operandi serta titik-titik krusial terjadinya dugaan penyimpangan keuangan yang sedang ditangani oleh pihak Kejaksaan.

Sebagai bagian dari penguatan pembuktian, Tim Penyidik juga menyerahkan berbagai dokumen alat bukti serta data pendukung yang relevan untuk dianalisis lebih lanjut secara profesional oleh tim auditor. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa penghitungan nilai kerugian negara tidak hanya berdasarkan estimasi, melainkan hasil analisis mendalam yang bersifat ilmiah dan objektif. Sinergi antara Kejari OKI dan BPKP Sumsel ini mencerminkan komitmen kedua institusi dalam mewujudkan penegakan hukum yang transparan dan akuntabel, di mana pemenuhan unsur kerugian negara menjadi kunci utama dalam pembuktian tindak pidana korupsi di persidangan nantinya.

 

Kayuagung, 02 Maret 2026

Kepala Seksi Intelijen,

d.t.o

AGUNG SETIAWAN, S.H.,M.H.

Infografis Kejaksaan

Maklumat Pelayanan Tahun 2026

img

SP4N LAPOR! Kejari OKI

img

Instagram Kejari OKI

img